![]() |
Kader dan peserta nobar berfoto bersama usai kegiatan Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi yang digelar GMNI Kota Baubau di D’Heaven Coffee, Rabu (20/5/2026) malam. |
StasiunBerita.id, Baubau – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Baubau sukses menggelar acara nonton bareng (nobar) dan diskusi film Pesta Babi: Kolonial di Zaman Kita bertempat di D'heaven Coffee, Baubau, Rabu (20/5/2026) malam.
Acara ini berhasil membuka ruang dialog yang hangat antara mahasiswa dan masyarakat dalam membedah praktik kolonialisme modern yang dinilai masih menjajah kehidupan sosial saat ini.
Ketua Cabang GMNI Kota Baubau, Dhira Adiyatma Jaya, mengungkapkan bahwa agenda ini sengaja dirancang untuk menghidupkan kembali ruang dialektika publik. Menurutnya, pemuda harus peka terhadap persoalan bangsa dan ketimpangan sosial yang terjadi di sekitar mereka.
“Film ini memotret realitas eksploitasi, dominasi kekuasaan, dan ketidakadilan yang sayangnya sering kali tidak disadari oleh masyarakat kita,” ujar Dhira.
Ia menambahkan, esensi dari kegiatan ini bukan sekadar menonton bareng, melainkan membedah pesan sosial yang tersirat di dalam film. Pesta Babi sendiri dinilai berhasil menghadirkan kritik tajam terhadap kolonialisme gaya baru yang menyusup lewat ketimpangan ekonomi dan kesewenang-wenangan relasi kekuasaan.
Suasana diskusi malam itu terasa makin hidup dengan adanya sesi pembacaan puisi. Beberapa peserta secara bergantian naik ke panggung, membawakan bait-bait puisi bertema perlawanan dan pembelaan terhadap rakyat kecil.
Setelah film selesai diputar, diskusi interaktif pun bergulir secara organik. Para peserta yang hadir tampak antusias saling melempar pandangan serta mengkritisi kondisi sosial-politik hari ini yang dirasa sangat relevan dengan premis film tersebut.
Lewat pemantik berupa film ini, GMNI Kota Baubau berharap dapat memicu kembali kesadaran kritis generasi muda dalam melihat berbagai ketidakadilan di era modern.
Menutup kegiatannya, dengan memegang teguh semboyan "Pejuang Pemikir – Pemikir Pejuang", GMNI Baubau menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah perjuangan intelektual yang selalu berdiri tegak di sisi rakyat.
(Stasiunberita/Redaksi)
