Buton dan Busel Gelar Temu Akbar KSP PAAP, Ratusan Masyarakat Pesisir Perkuat Kolaborasi

 

Kadis Perikanan Busel, Madina Hasmar saat memberikan sambutan dalam Temu Akbar KSP PAAP di Baubau, Minggu (23/8/2026).

StasiunBerita.id, Buton Selatan - Ratusan masyarakat pesisir dari Kabupaten Buton dan Buton Selatan (Busel) memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekonomi kelompok dan pengelolaan sumber daya laut melalui Temu Akbar Kelompok Simpan Pinjam (KSP) Program Pengelolaan Akses Area Perikanan (PAAP).

Kegiatan yang mengusung tema “Tumbuh, Berkembang, dan Berinovasi Bersama KSP PAAP” tersebut digelar di Halaman Sunset Resort Salsa, Baubau, Minggu (23/8/2026).

Temu Akbar ini menjadi ruang bagi anggota KSP PAAP dari berbagai wilayah untuk bertukar pengalaman, memperkuat kelembagaan kelompok, sekaligus mendorong pengembangan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Hingga kini, sekitar 35 kelompok KSP PAAP telah terbentuk dengan total anggota mencapai 950 orang. Dalam lima tahun terakhir, dana yang berputar melalui kelompok-kelompok tersebut tercatat sekitar Rp3,8 miliar.

Kegiatan yang mendapat dukungan Rare Foundation itu diikuti anggota KSP PAAP dari sejumlah wilayah, di antaranya Kadatua, Siompu, Lasalimu Selatan, Siotapina, Pasarwajo, hingga Kapontori.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buton Selatan, Madina Hasmar, mengatakan keberadaan PAAP tidak hanya berkaitan dengan upaya menjaga sumber daya perikanan, tetapi juga harus memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat pesisir.

“Konservasi dan kesejahteraan masyarakat harus berjalan beriringan. Kita ingin laut tetap sehat dan sumber daya ikan tetap tersedia, tetapi masyarakat pesisir juga harus mendapatkan manfaat ekonomi dari sumber daya yang mereka jaga,” kata Madina.

Menurut dia, penguatan KSP PAAP perlu diarahkan agar masyarakat semakin mampu mengelola potensi ekonomi secara mandiri. Penguatan tersebut mencakup kelembagaan kelompok, pengawasan berbasis masyarakat hingga pengembangan usaha ekonomi pesisir.

Pemkab Buton Selatan, kata Madina, akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan mitra pembangunan agar pengelolaan sumber daya perikanan berlangsung secara partisipatif dan berkelanjutan.

Ia juga mengusulkan agar Temu Akbar KSP PAAP berikutnya dapat dilaksanakan di Kabupaten Buton Selatan.

“Harapan kita, masyarakat pesisir semakin kuat dan mandiri, laut tetap terjaga, serta ekonomi masyarakat dapat tumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buton, Rasmin Rahman, yang membuka kegiatan tersebut, menilai kekuatan KSP PAAP salah satunya terletak pada pola pengelolaannya yang sederhana dan mudah di awasi oleh anggota.

“Model kelompok simpan pinjam ini sederhana, sehingga pengelolaan dan pengawasannya dapat dilakukan oleh kelompok sendiri. Kesederhanaan inilah yang menjadi salah satu kekuatan agar kegiatan dapat terus berjalan dan berkelanjutan,” jelas Rasmin.

Ia mengatakan keberlanjutan kelompok tidak hanya bergantung pada besarnya dana yang tersedia. Kepercayaan antaranggota, kedisiplinan, tanggung jawab dan komitmen menjadi faktor penting agar dana kelompok dapat terus berputar dan memberikan manfaat bagi anggota.

Pendamping KSP PAAP, Wa Ode Harsida, mengatakan dana yang dikelola kelompok telah membantu anggota memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari kebutuhan keluarga dan pendidikan hingga mendukung aktivitas usaha perikanan.

Menurutnya, perkembangan KSP PAAP menunjukkan bahwa masyarakat pesisir memiliki kemampuan untuk membangun kekuatan ekonomi secara kolektif melalui kelompok.

Temu Akbar tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat jejaring antarkelompok, bertukar pengalaman dan mendorong munculnya inovasi baru dalam pengembangan ekonomi masyarakat pesisir.

Penguatan KSP PAAP diharapkan tidak hanya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat peran masyarakat sebagai pelaku utama dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut.

Dengan demikian, upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dapat berjalan seiring dengan perlindungan sumber daya perikanan yang menjadi tumpuan kehidupan masyarakat untuk generasi mendatang.


(Stasiunberita/Redaksi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama