Mahasiswa Wajib Tahu! Ini Pesan Ketua Komisi I DPRD Baubau Soal Perjuangan di Luar Dapur Kampus

 

Ketua Komisi I DPRD Baubau, Muhammad Yumardin (baju putih) saat foto bersama pengurus BEM dan Alumni UMU Buton usai audiensi membahas pelaksanaan LDK dan pengabdian mahasiswa, Senin (20/10/2026).



StasiunBerita.id, BAUBAU — Ketua Komisi I DPRD Kota Baubau, Muhammad Yumardin Haeruddin, S.K.M., M.Kes., menegaskan bahwa perjuangan mahasiswa tidak boleh berhenti hanya pada aktivitas organisasi, demonstrasi, maupun diskusi di internal kampus. Menurutnya, seluruh rentetan perjuangan tersebut pada akhirnya harus bermuara pada pengabdian nyata kepada masyarakat.


Hal tersebut disampaikan Yumardin saat menerima audiensi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muslim Buton (BEM UMU Buton) bersama Ikatan Alumni UMU Buton pada Senin (20/10/2026). 


Pertemuan ini digelar untuk membahas dukungan terhadap pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) BEM UMU Buton.


Yumardin menilai bahwa pengabdian merupakan muara utama dari seluruh proses belajar seorang aktivis selama duduk di bangku kuliah. Bentuk pengabdian itu dapat diwujudkan melalui pelbagai profesi dan bidang kehidupan setelah mahasiswa melangkah keluar dari lingkungan kampus.


“Perjuangan mahasiswa tidak seharusnya berhenti di ruang organisasi, demonstrasi, atau diskusi semata. Pada akhirnya, perjuangan itu harus diwujudkan melalui pengabdian nyata kepada masyarakat,” ujar Yumardin.


Ia menambahkan, pengalaman berorganisasi adalah sarana krusial untuk membentuk karakter, jiwa kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab sosial. Oleh karena itu, nilai-nilai perjuangan selama masa kuliah diharapkan tetap dipegang teguh saat mahasiswa berkarir maupun mengambil peran di tengah masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, BEM UMU Buton juga secara resmi mengundang Muhammad Yumardin untuk menjadi pemateri dalam kegiatan LDK mendatang. Yumardin pun menyatakan kesiapannya dan memberikan dukungan penuh terhadap agenda pengembangan kapasitas kader kepemimpinan mahasiswa tersebut.


Sementara itu, Penjabat (Pj.) Presiden Mahasiswa BEM UMU Buton, Wa Ode Nadila Maman, menyampaikan bahwa LDK ini dirancang sebagai wadah pembelajaran untuk mengasah kemampuan memimpin, meningkatkan kesadaran berorganisasi, serta memperkuat tanggung jawab sosial mahasiswa.


Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia LDK, Irma, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melahirkan kader-kader mahasiswa yang disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan kuat, dan mahir bekerja sama dalam tim.


Dukungan juga datang dari pihak alumni. Ketua Ikatan Alumni UMU Buton, Dhira Adiyatma Jaya, menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa aktif dan alumni demi memajukan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.


“Kolaborasi antara mahasiswa dan alumni sangat penting untuk membuka ruang pertukaran gagasan, pengalaman, serta pengetahuan yang berharga bagi pengembangan kapasitas mahasiswa,” tutur Dhira.


Melalui persiapan LDK ini, BEM UMU Buton berharap dapat melahirkan kader mahasiswa yang tidak hanya berprestasi dan aktif di organisasi, tetapi juga memiliki kepekaan sosial untuk membawa manfaat langsung bagi masyarakat luas.(Adm)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama