Reshuffle Besar, 105 Pejabat Pemkab Buton Selatan Dilantik

 

Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios saat melantik 105 pejabat struktural di Gedung Lamaindo, Kecamatan Batauga.

StasiunBerita.id, Buton Selatan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan resmi melantik 105 pejabat struktural yang terdiri dari 10 pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II) serta 95 pejabat administrator dan pengawas. Pelantikan digelar di Gedung Lamaindo, Kecamatan Batauga, Kamis (26/3/2026).

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios, didampingi Sekretaris Daerah, La Ode Harwanto.

Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam melakukan penataan organisasi sekaligus penyegaran jabatan guna memperkuat kinerja birokrasi yang lebih efektif dan responsif.

Sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama mengalami rotasi dan pengukuhan jabatan, di antaranya La Safilin sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Miezat Amril Tamim sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah, serta La Ode Safii sebagai Kepala Dinas Perindustrian.

Selain itu, La Ganefo dilantik sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Muhammad Tahir sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta La Ode Muhammad Sahid sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah.

Sementara itu, Saharuddin Singka tetap menjabat sebagai Kepala BPBD, La Makiki sebagai Kepala Badan Kesbangpol, dan La Ode Herianto sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Adapun Insanu dipercaya sebagai Asisten Administrasi Umum Setda.


Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa reshuffle ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari strategi penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Ia menyebut, seluruh proses pengisian jabatan telah melalui tahapan uji kompetensi dan evaluasi kinerja secara objektif, transparan, dan akuntabel, dengan mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, serta kebutuhan organisasi.

“Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga mendorong para pejabat yang dilantik untuk meningkatkan profesionalisme, menjaga loyalitas, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antar perangkat daerah.

Selain itu, inovasi menjadi kunci dalam menjawab dinamika kebutuhan masyarakat, sehingga aparatur tidak hanya terpaku pada rutinitas, tetapi mampu menghadirkan terobosan dalam pelayanan publik.

Di akhir sambutannya, Bupati berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari penguatan reformasi birokrasi, Pemkab Buton Selatan juga akan menerapkan evaluasi kinerja secara berkala setiap enam bulan guna memastikan efektivitas dan akuntabilitas pemerintahan tetap terjaga.(L)


(Stasiunberita/Redaksi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama