![]() |
| Bupati Buton Selatan (Kanan), H. Muhammad Adios bersama Sekretaris Dinas Buton Selatan (kira), La Ode Harwanto saat berbincang santai di sela kegiatan HUT ke-62 Sultra di Pulau Bokori. |
StasiunBerita.id, Kendari – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menghadirkan beragam kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berdampak pada penguatan ekonomi masyarakat. Salah satunya tampak dalam gelaran Halal Cooking Competition yang berlangsung di Pulau Bokori, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, sebagai bagian dari Festival Syariah Kawasan Timur Indonesia 2026 yang terintegrasi dalam Harmoni Sultra 2026.
Diikuti oleh peserta dari TP PKK se-Sultra, pelajar, hingga profesional kuliner, kompetisi ini menjadi ruang kolaborasi lintas sektor. Digagas oleh Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara, kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah sekaligus mendorong pengembangan UMKM dan digitalisasi sistem pembayaran.
Kehadiran chef nasional, Juna Rorimpandey, sebagai juri utama menambah daya tarik tersendiri. Selain melakukan penilaian, ia juga menyuguhkan demonstrasi memasak yang disambut antusias oleh peserta dan pengunjung.
Di tengah semarak kegiatan, Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios, melihat adanya peluang besar bagi pertumbuhan UMKM dan sektor pariwisata daerah. Menurutnya, festival kuliner seperti ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang promosi yang efektif bagi produk lokal.
“Kegiatan ini sangat positif karena tidak hanya memperkuat sektor ekonomi syariah, tetapi juga membuka ruang promosi bagi produk lokal dan potensi wisata daerah,” ujar Adios.
Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci dalam mempercepat pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif. Pemerintah Kabupaten Buton Selatan, lanjutnya, siap mengambil bagian dalam memperkuat kolaborasi tersebut.
“Kami melihat ini sebagai momentum untuk memperluas jejaring dan meningkatkan daya saing produk lokal agar mampu menembus pasar yang lebih luas,” tambahnya.
Selain kegiatan kuliner, rangkaian acara juga diwarnai dengan penanaman pohon bintaro sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan perahu nelayan yang mengelilingi Pulau Bokori, serta atraksi flying board yang semakin menambah semarak suasana.
Melalui rangkaian kegiatan ini, pemerintah daerah berharap peringatan HUT Sultra tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga mampu menghadirkan dampak nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat UMKM, serta meningkatkan daya tarik pariwisata daerah di tingkat nasional.
(Stasiunberita/Redaksi)
Foto:








