![]() |
| Mahasiswa gelar aksi demo di Baubau. (Foto: Ist) |
StasiunBerita.id, Baubau – Sejumlah aktivis di Kota Baubau mengecam keras dugaan tindakan arogansi yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Kota Baubau dari Fraksi Partai Golkar saat menemui massa mahasiswa yang tengah menggelar aksi demonstrasi.
Koordinator aktivis, Masfandi, menilai insiden tersebut mencederai prinsip demokrasi serta mencoreng etika pejabat publik dalam merespons aspirasi masyarakat. Menurutnya, mahasiswa yang menyampaikan pendapat di muka umum seharusnya dilindungi, bukan dihadapi dengan sikap yang berpotensi intimidatif.
“Sebagai wakil rakyat, anggota DPRD seharusnya bersikap bijak, humanis, dan terbuka terhadap kritik. Dugaan arogansi ini sangat disayangkan dan tidak mencerminkan nilai-nilai demokrasi,” ujar perwakilan aktivis dalam keterangannya.
Persatuan aktivis Kota Baubau menegaskan, tindakan tersebut tidak hanya merusak hubungan antara rakyat dan wakilnya di parlemen, tetapi juga berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif di daerah.
Mereka pun mendesak Badan Kehormatan DPRD Kota Baubau untuk segera memanggil dan memeriksa oknum anggota DPRD yang dimaksud. Jika terbukti melanggar kode etik, sanksi tegas harus diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Masfandi juga mengingatkan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum telah dijamin dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998. Karena itu, segala bentuk tindakan yang mengarah pada pembatasan, tekanan, maupun intimidasi terhadap demonstran dinilai tidak dapat dibenarkan.
“Aksi demonstrasi merupakan bagian dari kontrol sosial dalam negara demokrasi. Tidak boleh ada ruang bagi tindakan arogan dari pejabat publik terhadap rakyat yang menyuarakan aspirasinya,” tegasnya.
Para aktivis berharap peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi seluruh anggota DPRD agar senantiasa menjaga etika, integritas, serta mengedepankan dialog konstruktif dalam menghadapi dinamika masyarakat.
Sebelumnya, beredar luas video berdurasi 1 menit 18 detik di media sosial yang menampilkan oknum Anggota DPRD Kota Baubau mengamuk saat didemo oleh sejumlah aktivis.
Bedasarkan video yang diterima stasiunberita.id, aksi demo yang diwarnai dengan sentimen itu terjadi di depan Gedung DPRD Baubau pada Senin 20/4/2026.
Dalam video tersebut terlihat salah satu anggota dewan dari partai Golkar, Hasan Basri menerima sejumlah aktivis berorasi di depan gedung perwakilan rakyat tersebut.
Namun kejadian tiba-tiba berubah menjadi ricuh saat salah satu aktivis melontarkan ujaran kebencian sehingga memicu kemarahan Hasan Basri dan beberapa staf DPRD Baubau yang ikut mendampingi.
(Stasiunberita/Redaksi)
