Rancang Pembangunan 2027, Pemkab Buton Selatan Perkuat Sektor Kelautan dan Layanan Publik


Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios saat menyampaikan sambutan pada Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 di Gedung Lamaindo, Batauga.

StasiunBerita.id, Buton Selatan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan mulai menyusun arah pembangunan daerah untuk tahun 2027 dengan menempatkan infrastruktur dan penguatan ekonomi pesisir sebagai prioritas utama.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor yang berlangsung di Gedung Lamaindo, Sabtu (31/1/2026), bersama jajaran pimpinan daerah, DPRD, dan seluruh kepala OPD.

Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios menegaskan bahwa pembangunan Kantor Bupati menjadi salah satu proyek strategis yang akan segera direalisasikan.

“Pembangunan kantor bupati akan kita mulai tahun ini. Ini bukan hanya soal gedung, tapi juga bagian dari penataan pusat pemerintahan dan pelayanan masyarakat,” kata Adios.

Ia menilai, keberadaan kantor pemerintahan yang memadai akan menjadi motor penggerak penataan kawasan perkotaan Batauga.

Tak hanya itu, Pemkab Buton Selatan juga mengarahkan pembangunan pada sektor kelautan dan perikanan yang menjadi kekuatan utama daerah.

Sejumlah program yang disiapkan meliputi pengembangan Tempat Pelelangan Ikan, peningkatan fasilitas pelabuhan perikanan, revitalisasi Pelabuhan Feri Bandar Batauga, hingga rencana pembangunan pelabuhan kontainer di Teluk Sampolawa.

“Potensi pesisir kita sangat besar. Karena itu, infrastruktur pendukung harus diperkuat agar ekonomi masyarakat bisa tumbuh lebih cepat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mendorong seluruh perangkat daerah agar lebih aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat guna memperoleh dukungan pendanaan.

Menurutnya, kualitas perencanaan menjadi kunci utama dalam memperjuangkan program pembangunan di tingkat nasional.

“Setiap program harus disiapkan secara profesional, lengkap dengan data dan perencanaan yang jelas. Dengan begitu, peluang mendapat dukungan pusat semakin besar,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Buton Selatan La Ode Haerudin mengungkapkan bahwa pemerintah daerah tengah mengkaji pengembangan kawasan Pantai Boti sebagai pusat aktivitas ekonomi malam.

Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk menggerakkan sektor usaha kecil dan pariwisata lokal.

“Pantai Boti akan kita dorong kembali menjadi ruang ekonomi dan sosial masyarakat. Ini bagian dari upaya menciptakan pusat pertumbuhan baru di ibu kota kabupaten,” jelas Haerudin.

Ia menambahkan, pengembangan kawasan pesisir tersebut akan disertai dengan regulasi dan penataan yang terukur agar tetap tertib dan berkelanjutan.

Melalui perencanaan pembangunan 2027 ini, Pemkab Buton Selatan berharap mampu menghadirkan pembangunan yang lebih merata, meningkatkan daya saing daerah, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.


(Stasiunberita/Redaksi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama