![]() |
| Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios, menyampaikan sambutan saat peringatan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional di Kelurahan Bandar Batauga, Kamis (21/5/2026). |
StasiunBerita.id, Buton Selatan - Peringatan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional di Kabupaten Buton Selatan tahun ini diwarnai dengan aksi nyata pelestarian lingkungan melalui gerakan penanaman pohon di Kelurahan Bandar Batauga, Kecamatan Batauga, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios, itu menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat budaya menjaga lingkungan sekaligus menciptakan kawasan hijau yang berkelanjutan di wilayah pesisir ibu kota kabupaten.
Sejumlah unsur pemerintahan dan Forkopimda turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Hadir di antaranya Sekretaris Daerah, Danyon TP 871 Lamaindo, para staf ahli bupati, asisten Setda, pimpinan OPD, Ketua TP PKK Kabupaten Buton Selatan, para kepala bagian lingkup Pemkab Buton Selatan, Camat Batauga, Danramil 1413-07 Batauga, Kapolsek Batauga, Kepala Bank Sultra Cabang Batauga, hingga para lurah se-Kecamatan Batauga.
Aksi penghijauan dipusatkan di sepanjang Jalan Gajah Mada, tepat di depan Kantor Kelurahan Bandar Batauga. Kawasan itu nantinya diharapkan berkembang menjadi jalur hijau yang tidak hanya memperindah wilayah perkotaan, tetapi juga memberi dampak ekologis bagi lingkungan sekitar.
Mengangkat tema “Kita Wujudkan Jalur Hijau yang Asri serta Lingkungan Pesisir yang Lestari untuk Jaminan Masa Depan Ekosistem Biota Laut”, kegiatan tersebut melibatkan ASN, masyarakat, dan pemuda setempat yang bersama-sama menanam pohon di area pesisir Batauga.
Dalam sambutannya, Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios, menegaskan bahwa menjaga kelestarian lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan gerakan bersama yang harus tumbuh di tengah masyarakat.
Menurutnya, keberadaan ruang hijau menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, sejuk, dan nyaman bagi generasi mendatang.
“Kalau daerah kita hijau, masyarakat juga akan merasakan kesejukan dan kenyamanan. Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan harus terus kita bangun bersama,” ujar Adios.
Ia juga mengapresiasi langkah Kelurahan Bandar Batauga yang dinilai mampu menghadirkan gerakan penghijauan sebagai bagian dari kepedulian terhadap masa depan lingkungan pesisir.
Adios berharap kegiatan serupa dapat diperluas ke wilayah lain di Buton Selatan agar semangat menjaga alam tidak berhenti di satu kawasan saja.
“Bandar Batauga harus menjadi contoh. Ke depan kita berharap gerakan seperti ini juga tumbuh di Siompu, Lapandewa, dan kecamatan lainnya,” katanya.
Melalui momentum Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjaga keseimbangan alam, mulai dari kawasan daratan hingga ekosistem pesisir, sebagai warisan lingkungan bagi masa depan. (a)
(Stasiunberita/Redaksi)


