PMI Resmi Hadir di Buton Selatan, Kepengurusan Perdana Dilantik

 

Pengurus PMI Kabupaten Buton Selatan periode 2025–2030 resmi dilantik di Gedung Lamaindo, Batauga.

StasiunBerita.id, Buton Selatan - Langkah baru dalam penguatan gerakan kemanusiaan resmi dimulai di Kabupaten Buton Selatan. Untuk pertama kalinya sejak daerah ini terbentuk, Palang Merah Indonesia (PMI) hadir secara kelembagaan setelah kepengurusan PMI Kabupaten Buton Selatan periode 2025–2030 dilantik, Senin (22/12/2025).

Prosesi pelantikan yang berlangsung di Gedung Lamaindo, Kecamatan Batauga, menjadi penanda penting lahirnya organisasi kemanusiaan yang akan berperan langsung dalam pelayanan sosial, kesehatan, dan penanggulangan bencana di wilayah Buton Selatan.

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan La Ode Harwanto, Sekretaris PMI Sulawesi Tenggara Sahrun Gaus, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.

Ketua PMI Kabupaten Buton Selatan, Siti Norma Adios, menegaskan bahwa pelantikan ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi tonggak awal pengabdian PMI bagi masyarakat Buton Selatan.

“Pelantikan kepengurusan PMI hari ini memiliki makna yang sangat penting dan bersejarah, karena ini merupakan pembentukan PMI pertama di Kabupaten Buton Selatan. Momentum ini menjadi awal pengabdian PMI bagi masyarakat,” ujar Siti Norma dalam sambutannya.

Ia menyampaikan, kehadiran PMI di Buton Selatan merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran masyarakat di bidang kemanusiaan. Dengan berlandaskan tujuh prinsip dasar kepalangmerahan, PMI diharapkan mampu memberikan pelayanan maksimal dalam berbagai situasi, mulai dari bencana, kondisi darurat, hingga kegiatan sosial kemanusiaan lainnya.

Menurut Siti Norma, PMI Kabupaten Buton Selatan akan diarahkan menjadi mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam penguatan sistem penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan masyarakat, serta pembinaan relawan Korps Sukarela (KSR) dan Tenaga Sukarelawan (TSR).

“Pembinaan generasi muda juga menjadi perhatian penting. Melalui kegiatan kepalangmerahan di satuan pendidikan, PMI diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, dan kepedulian sosial sejak dini,” jelasnya.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa ke depan PMI Kabupaten Buton Selatan bersama pemerintah daerah membuka peluang pengembangan layanan transfusi darah guna membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah Buton Selatan.

Sebagai ketua, Siti Norma berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan penuh terhadap program dan kegiatan PMI, baik melalui kebijakan, penyediaan fasilitas, maupun dukungan lintas sektor agar organisasi ini dapat menjalankan tugasnya secara optimal.

“Kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, jadikan momentum ini sebagai awal pengabdian yang tulus. Bangun PMI yang solid, profesional, dan berintegritas,” pesannya.

Ia juga berharap PMI Kabupaten Buton Selatan dapat tumbuh menjadi organisasi yang dipercaya masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga.

“Semoga kehadiran PMI di Kabupaten Buton Selatan menjadi bagian penting dalam mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing, serta menjadi garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan,” tutupnya.


(Stasiunberita/Alan)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama