StasiunBerita.id, Baubau – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Baubau resmi menjalin kerja sama dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Baubau melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam rangka penguatan pengawasan pemilu. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Bawaslu Kota Baubau, Senin (19/01/2025).
Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat pengawasan partisipatif dengan melibatkan mahasiswa dan pemuda sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas demokrasi serta mencegah terjadinya pelanggaran pemilu di berbagai tahapan.
Ketua Umum Cabang PMII Kota Baubau, Izal, menyampaikan bahwa penandatanganan PKS ini merupakan wujud komitmen PMII sebagai organisasi kader untuk turut mengawal proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.
“PMII Baubau memandang bahwa pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa. Melalui PKS ini, kami siap berkolaborasi aktif dalam kegiatan edukasi, pengawasan, serta pelaporan dugaan pelanggaran pemilu,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Baubau, Sarmin, S.Pd., mengapresiasi langkah PMII Baubau yang menunjukkan kepedulian dan peran aktif dalam penguatan demokrasi. Menurutnya, keterlibatan organisasi kepemudaan dan mahasiswa memiliki nilai strategis dalam memperluas jangkauan pengawasan serta meningkatkan kesadaran politik masyarakat.
“Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong pengawasan pemilu yang lebih partisipatif dan responsif, sekaligus menjadi sarana pendidikan politik bagi generasi muda,” ungkap Sarmin.
Adapun ruang lingkup PKS meliputi kegiatan sosialisasi pengawasan pemilu, pendidikan politik, serta pelibatan kader PMII dalam program pengawasan partisipatif yang difasilitasi oleh Bawaslu Kota Baubau.
Melalui kerja sama ini, PMII Kota Baubau dan Bawaslu Kota Baubau menegaskan komitmen bersama untuk menjaga marwah demokrasi serta memastikan setiap tahapan pemilu berjalan sesuai dengan prinsip keadilan, transparansi, dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
(Stasiunberita/Redaksi)

