![]() |
| Ketua Front Pemuda Kepulauan Buton, Masfandi. |
StasiunBerita.id, BUTON SELATAN — Front Pemuda Kepulauan Buton menyatakan dukungan terhadap berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Adios, Senin (1/9/2026).
Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemuda untuk turut mendorong percepatan pembangunan daerah sekaligus memastikan setiap kebijakan pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ketua Front Pemuda Kepulauan Buton, Masfandi, menilai pembangunan daerah harus diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kami dari Front Pemuda Kepulauan Buton mendukung program pembangunan Bupati Buton Selatan sepanjang program tersebut benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat, dilaksanakan secara transparan, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Masfandi.
Menurutnya, dukungan terhadap pemerintah tidak berarti pemuda harus kehilangan fungsi kontrol sosial. Sebaliknya, pemuda harus hadir sebagai mitra kritis pemerintah dalam mengawal jalannya pembangunan agar tetap berada pada jalur yang sesuai dengan kepentingan masyarakat.
“Pemuda tidak hanya hadir untuk memberikan dukungan, tetapi juga harus ikut mengawal. Jika ada program yang baik, tentu kami apresiasi. Namun, apabila terdapat kebijakan atau pelaksanaan program yang tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat, kami akan tetap memberikan kritik secara konstruktif,” ujarnya.
Masfandi juga mendorong Pemerintah Kabupaten Buton Selatan untuk membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam proses perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi pembangunan.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dan pemuda penting agar kebijakan yang dihasilkan pemerintah benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Kami siap menjadi bagian dari proses pembangunan daerah. Kami ingin pemuda tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut memberikan gagasan dan mengawal pembangunan Buton Selatan,” katanya.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, akademisi, serta pemerintah daerah dapat terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun Buton Selatan.
Menurut Masfandi, kolaborasi tersebut menjadi modal penting untuk mewujudkan Buton Selatan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
“Dukungan terhadap pembangunan adalah dukungan terhadap kemajuan daerah. Namun, kritik tetap diperlukan sebagai bagian dari kontrol sosial,” pungkasnya.
Front Pemuda Kepulauan Buton menegaskan komitmennya untuk terus mengambil bagian dalam mengawal pembangunan daerah dengan mengedepankan kolaborasi, transparansi, dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.
(Stasiunberita/Ijal)
